Home Literasi









Tersudut di
ruangku sendiri


diangap tak
mampu


ingin kupapah
diri yang rapuh


menggapai apa
apa saja sebagai shelter yang ampuh


kurasa darah masih mengalir, dalam luka goresan lisan


penganggapan tak mampu


Ingin berontak aku lemah bagai daging tak berkarangka,
merasa sangat pahit atas ketentuan yang ada


Ingin teriak suaraku hilang bak sendawa, terlalu banyak
memohon tapi kurang usaha


Ingin berlari, tapi ku pengecut tak bernahkoda akan
dianggap banci menanggapi masalah yang ada


Lalu, aku diam saja menunggu siapa saja membalut luka,
luka tergores karena terlanjur dianggap diri tak mampu




Baca juga :

No comments

Post a Comment

to Top