Pernahkah merasa malas menulis? Kehabisan ide? Atau tidak
tergerak sama sekali untuk membuka laptop. Manusiawi sih! Karena semangat itu
naik turun. Tetapi tidak boleh berlama-lama sebab bisa menghambat
produktivitas. Jadi, simak yuk, tips berikut agar semangat kembali.
Ingatlah alasan kenapa kamu menulis!
Biasanya orang yang malas menulis bisa diakibatkan
kurangnya motivasi yang kuat kenapa ia harus menulis. Nah, hal pertama yang
bisa dilakukan adalah mengingat kembali alasan atau motivasi kenapa kamu menulis. Kalau perlu tulis alasan tersebut dan letakkan di atas meja atau tempat
yang sering kamu lihat. Alasan terbesar menulis sebaiknya adalah untuk
investasi akhirat. Agar bernilai amal jariah yang terus mengalir jika sudah
tiada. Jadi jangan lupa juga mengajari anak belajar menulis sebuah catatan dari sahabatku Ida Raihan.
Lawan rasa malas!
Malas bisa dirubah dengan cara melawannya. Meskipun malas,
paksakan diri untuk menulis. Buka laptop kamu. Menulislah. Jika sudah dapat
merangkai kata satu paragraph maka selanjutnya akan mengalir begitu saja.
“Aku sudah buka laptop tapi buntu nih?” Nah, jika
begini sebaiknya bawa baca buku kesukaanmu dari membaca ide nanti akan
bermunculan.
Mendengarkan ceramah atau kajian
Ketika pagi hari coba kamu dengarkan ceramah. Dilain
hari coba kamu dengarkan gossip di stasiun TV. Terasa bedanya bukan? Ceramah
yang didengar akan menyalurkan energy positif. Sehingga pikiran kita segera tersugesti
positif dan bersemangat. Adakalanya saat-saat malas menulis disebabkan pikiran
yang buntu, dan emosi yang tidak stabil.
Terus Belajar
Orang yang memiliki kemauan besar untuk selalu
belajar, biasanya semangatnya akan stabil. Kalaupun menurun dengan cepat ia
akan bangkit lagi. Kenapa? Semakin ia belajar, semakin ia merasa kurang.
Banyak group Whatsap yang memfasilitasi kamu untuk
terus belajar. Biasanya di kelas belajar tersebut ada pressure yang membuat
semangat menulis. Apalagi lihat teman-teman yang maju jauh kedepan.
Simpan segera ponselmu
Ponsel dengan banyak pilihan media sosial terkadang
membuat kita keasyikan untuk scrolling. Baca status, lihat gambar, putar video sehingga
membuat malas menulis. Alasan nanti saja berkelanjutan menjadi hari berikutnya.
Tahu-tahu sudah satu bulan belum posting tulisan. Simpan ponsel selama dua
sampai tiga jam membuat kita produktif untuk menulis lagi.
Pilih waktu yang tepat untuk menulis
Setiap orang punya waktu menulis yang ideal. Biasanya
ide mengalir saat sepertiga malam atau menjelang pagi. Asyik bukan sudah shalat
Tahajud lalu menulis? Tidak menutup kemungkinan di siang hari. Kita sendiri
yang tahu kapan waktu kerja yang ideal untuk diri. Sebagai mom blogger. Saya baru
bisa menulis mulai jam 21.00 setelah anak tertidur sampai jam 24.00. Terkadang
hanya sampai jam 23.00 saja jika tulisan sudah terkonsep di kertas.
By the way, sambil menemani anak bermain biasanya aku
coret-coret di kertas. Anak sambil pegang kertas dan pewarna juga. Saat dengan
anak aku usahakan tidak memegang ponsel atau laptop. Karena dia ingin membuka
juga.
Pilih tempat terbaik untuk menulis
Tempat menulis sangat mempengaruhi suasana hati.
Pilihlah tempat menulis yang terbaik atau ciptakan tempat menulis yang terbaik.
Rapi, bersih, dengan cukup pencahayaan dan sirkulasi udara yang lancer membuat
pikiran menjadi fresh dan semangat terpompa lagi.
Nah, itulah tips yang bisa dilakukan ketika malas
menulis agar semangat lagi. Kita sudah memutuskan sejauh ini untuk berani
menulis. Jangan biarkan rasa malas memutuskan keinginan untuk jadi penulis.Oh iya,
jangan malas memulai, bertanya, mencari data dan menuliskannya di laptop
tentunya. Tetap semangat!


No comments
Post a Comment