Home Edukasi

guru-penggerak




Assalamu’alaikum
guru hebat. Selamat jika anda terpilih sebagai calon guru penggerak. Tetap
semangat dan jangan sia-siakan kesempatan ini ya. Program ini adalah program
yang bertujuan meningkatkan kompetensi guru.



Banyak
sekali keuntungannya menjadi guru penggerak. Nah, sebagai persiapan berikut ini saya share contoh pengisian esai dalam program calon guru penggerak sesaui pengalaman pribadi.



Bukan
untuk di copy paste ya bapak ibu guru, karena jika ditemukan copy paste, maka
team seleksi dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
(Kemendikbudristek) Program Guru Penggerak akan menggurangi nilai tersebut.



Ketika
kita login, sudah diwanti-wanti untuk tidak melakukan hal ini. Silahkan bapak
ibu login terlebih dahulu ke website kemdikbud untuk mengisi currivullum vitae (CV) dan menjawab
esai.



Sharing
kali ini adalah gambaran pertanyaan yang data dijadikan rujukan bagi calon guru
penggerak.



Memotivasi Menjadi Guru Penggerak



Apa motivasi menjadi Guru Penggerak
dan upaya dalam mewujudkan motivasi tersebut.



Mengapa
gabung menjadi guru penggerak, ingin tumbuh dan berkembang menjadi guru yang
baik. Guru yang memiliki kompetensi yang mumpuni serta kehadirannya ditunggu
oleh anak-anak. lancar mengajar, dan memotivasi guru lain untuk dapat menjadi
guru yang sebenar-benarnya guru yaitu mengajar dari hati.



Cara
mewujudkan motivasi tersebut adalah dengan mengikuti semua rangkaian yang telah
ditetapkan agar lulus menjadi guru penggerak. Dan mengaplikasikan langkah demi
langkah yang didapat dari kegiatan ini. Serta terus menggembangkan potensi diri
agar menjadi good teacher.



Apa kelebihan yang mendukung peran
Anda sebagai Guru Penggerak? Jelaskan alasannya dan berikan contohnya!



Ada
5 kelebihan yang mendukung peran saya sebagai guru penggerak yaitu



1.     
Ada Niat



Ketika
ada panggilan sebagai guru penggerak, saya memiliki niat untuk kontribusi,
sayangnya waktunya mepet dan waktu itu sudah closed. Alhamdulillah
diperpanjang, sehingga saya dapat submit bahan guru penggerak. Karena jika
tidak ada niat sulit sekali soal essay ini terlengkapi, pagi sampai siang saya
harus mengajar, pulang sekolah mengerjakan pekerjaan rumah, sementara jika
malam saya harus lembur untuk ngeblog.



2.     
Mau belajar



Saya
bukan guru yang terlalu wah, terlalu pintar dan serba bisa, hanya saja saya mau
belajar.



Saya
banyak belajar dari senior, bagaimana menjadi guru yang baik. Guru yang bisa
mengontrol kelas dengan sukses. Guru yang melek digital sehingga tidak
ketinggalan jaman. Dan selalu mau belajar untuk menjadi guru yang memiliki
karakter yang baik.



3.      Saya adalah seorang blogger



Saya
seorang blogger yang mulai menulis dan mengembangkan blog sejak tahun 2019.
Saya berfikir ini adalah kelebihan yang bisa dihandalkan. Dengan menulis, bisa
merubah sebuah pola pikir, kebiasaan. Menghadirkan gagasan-gagasan baru. Saya
terbiasa menulis artikel-artikel baik bertema ringan ataupun dari brand
tertentu.



Selain
itu saya juga mom influencer, dengan follower 15.000an. menghadirkan
konten-konten kreatif, menghibur dan mendidik sesuai perkembangan jaman.  Kedua kelebihan tersebut saya rasa dapat
mempengaruhi dalam membuat materi ajar yang menarik, fresh, dan disukai. Secara
akademi, saya pernah mendampingi lomba pidato anak, meskipun hanya tingkat
kecamatan.



Berikan contoh perubahan, inovasi,
pemberdayaan, gerakan, atau lainnya yang memberikan dampak nyata berdasarkan
inisiatif Anda sendiri. Apa yang mendorong Anda melakukan hal tersebut?
(Jawaban Anda harus mencakup waktu kejadian, dampak atas inisiatif Anda, upaya
yang Anda lakukan agar inisiatif tersebut terlaksana, peran Anda dan pihak lain
yang terlibat bila ada)



Saya
sebagai guru namun statusnya masih honorer, sebelum memberikan sebuah perubahan
pada sekitar, saya melakukan perubahan untuk mindset diri sendiri. Jika
dipikirkan tidak sepadan gaji dan beban yang dipikul. Namun, bagaimana merubah
mindset tersebut, saya honorer, saya mengajar lebih baik dan saya juga bisa
tercukupi secara finansial.



Nah,
yang pertama saya lakukan adalah merubah pola pikir diri saya sendiri.
Sejatinya bukan nominal yang bisa membahagiakan kita. Namun, bermacam kemudahan
yang diberikan Allah untuk menjalani hidup. Semoga dengan selalu ikhlas
mengajar dapat mempermudah segala urusan, membantu anak-anak sendiri menjadi
pribadi yang berkarakter.



Kemudahan
itu akan hadir, jika mengajar dengan totalitas. Mengajar siswa sebagaimana
mengajar anak sendiri. Apa yang menjadi harapan kepada guru anakku begitu juga
harapan orang orang kepadaku. Soal gaji, semoga ini menjadi ladang pahala yang
mengalir sampai kami mati.



Berangkat
dari mindset tersebut, saya menyampingkan rasa ‘iba” hati. Saya terus berjuang.
Dulunya sambil jualan es di kantin sekolah. Namun, ada tanggapan kurang baik.
Mulai dari sana, saya menemukan tempat nyaman dimana saya bisa eksplore hobi
dan juga menghasilkan uang.  Saya dapat
aktif dan menghasilkan dari dunia blogging.



Alhamdulillah,
perubahan tersebut tidak saja bermanfaat bagi saya pribadi namun beberapa teman
honorer juga mulai mengikuti langkah saya ngeblog.



Apa
dampaknya bagi belajar dan mengajar saya di sekolah? Tentu besar sekali, saya
tidak lagi menunggu dengan cemas gaji honor yang kadang tersendat hingga 3
bulan karena dana BOS tidak cair. Saya bisa mengajar dengan perut berisi.
Sesekali, saya bisa memberikan uang kepada orang sekitar yang membutuhkan.



Bahkan
dengan gagah, saya bisa memberikan hadiah untuk anak-anak didik saya yang
memiliki tulisan terrapin, anak tertertib, anak yang paling rajin, dan untuk
anak yang memiliki hafalan Qur’an paling banyak.



Dengan
perubahan yang kecil itu anak-anak jadi semangat belajar. Semangat pergi
sekolah. Melihat gurunya semangat anak-anakpun jadi semangat. Alhamdulillah.



Selain
itu, saya ingin membuat kelas khusus blogging untuk honorer, agar bisa sama
sama tumbuh dan berkembang dari segi wawasan dan finansial



Baca juga :

No comments

Post a Comment

to Top